Pages - Menu

Minggu, 05 Juli 2015

Perihal Interpretasi Sajak

Bagian pertama Qasidah Burdah karya Imam Al-Bushairi.
Gambar dipinjam dari sini.
Selain (1) penggunaan kata-kata arkais dan sejumlah metafora, problem yang sering dihadapi ketika membaca sajak-sajak Arab adalah (2) penggunaan suatu kata yang mengacu pada tokoh, tempat, atau peristiwa tertentu. Sering kita dihadapkan pada tokoh-tokoh sejarah atau fiksi yang tidak, atau belum, kita kenali sehingga kita menghadapi masalah dalam menafsirkan makna sebuah syair. Lebih lanjut, (3) andaikata  tokoh, tempat, dan peristiwa tersebut sudah diketahui, pembaca belum tentu tahu korelasinya dengan perasaan atau ide yang ingin disampaikan penyair lewat syairnya.

Persoalan pertama bisa diatasi dengan membuka kamus induk ekabahasa. Seperti Tâj al-Arûs karya Murtadlâ al-Zabîdî, Lisân al-Arâb karya Ibnu Manzhûr, Al-Qâmûs al-Muhîth karya Majduddîn al-Fairûz Abâdî, Mukhtâr al-Shihâh karya Zainuddîn al-Râzî, dan—ini yang sering saya pakai—Al-Mu’jam al-Wasîth, hasil kolaborasi para pakar bahasa Arab bersama pemerintah Negara Mesir. Makin sering seseorang membuka kamus jenis ini, maka perbendaharaan kata, frasa, juga nuansa maknanya kian melimpah.

Saya tidak menyarankan Anda membuka kamus-kamus bilingual (Arab-Indonesia) yang sering dipakai pelajar pada umumnya. Karena kamus jenis ini, selain kurang akomodatif, sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang masih pemula.

Untuk masalah kedua, cara mengatasinya adalah dengan melacak atau mempelajari sumber-sumber yang memuat informasi tentang nama, tokoh, tempat, atau peristiwa yang dipinjam sang penyair. Bisa dari buku-buku sejarah atau ensiklopedi geografi, atau dari kitab-kitab syarah yang mengulas sajak-sajak Arab tersebut.

Sebagai contoh, saya akan mengutip salah satu bait dalam Qasidah Burdah yang ditulis Al-Bushairi pada abad ke-13. Qasidah Burdah sendiri merupakan karya paling representatif dalam kesusastraan Arab yang diterima luas oleh dunia internasional. Popularitasnya bahkan mengungguli novel Alfu Lailah wa Lailah (Seribu Satu Malam) yang mengilhami novelis Eropa dalam memproduksi karya-karya sastranya.

Dalam salah satu larik Burdah-nya, Al-Bushairi mengatakan (saya terjemahkan secara bebas), /hai orang yang mengejekku! rasa rinduku ini sama seperti orang-orang Udzrah. maka aku minta maaf. tapi andaikan kaubisa objektif, pasti kau takkan seenaknya mengejekku/.

Di situ Al-Bushairi dengan jelas meminjam kata Udzrah untuk merefleksikan gejolak cinta yang tengah dirasakannya. Ia bahkan tidak menyebutkan dengan jelas apa/di mana Udzrah itu, dan apa pula kaitannya dengan perasaan yang sedang dialaminya.

Beruntung. Para sastrawan sesudah Al-Bushairi banyak yang mengapresiasi karyanya tersebut dengan memberi komentar dan penjelasan panjang lebar. Tanpa itu semua, mustahil kita dapat memahami sajak-sajak Al-Bushairi yang sarat akan kedalaman maknanya.

Saya, misalnya, setelah membaca salah satu syarah Qasidah Burdah, baru tahu bahwa Udzrah adalah nama sebuah kabilah di Yaman. Kabilah ini dikenal memiliki perempuan-perempuan yang sangat menawan dan aduhai cantiknya. Sementara kaum adamnya adalah para lelaki penyabar berhati lembut yang bisa mengendalikan hawa nafsunya. Konon, saking lembutnya hati mereka, beberapa di antaranya sampai meninggal dunia akibat tak kuat menahan rindu yang menggelora di dalam dada.

Bayangkan! Seandainya kita berada di tempat yang penuh dengan wanita cantik seperti itu, sementara kita hanya diam saja tanpa melakukan “apa-apa”. Saya mengumpamakannya seperti orang yang sudah berhari-hari tidak makan, lalu di hadapannya tersaji nasi hangat dan gulai kambing, dan ia hanya mencium aromanya saja tanpa memakan sedikit pun. Tentu saja orang itu bisa mati kelaparan karena “menikmati” makanan di depannya.

Dengan meminjam kata Udzrah, sekali lagi, Al-Bushairi tidak perlu repot “mengobral” kata-kata untuk menyampaikan gagasannya karena Udzrah sendiri telah berbicara banyak kepada pembaca. Peminjaman kata semacam itu lazim dilakukan para penyair untuk “mempermudah” dalam penyampaian pesan dan, tentu saja, untuk menghemat kata.

Lalu, bagaimana dengan persoalan ketiga? Sudah barang tentu kita dituntut untuk berusaha keras menemukan relevansi nama, tokoh, peristiwa, atau tempat yang terdapat pada syair dengan gagasan yang hendak disampaikan penyair.

Kali ini saya akan mengutip sajak dalam bahasa Indonesia berjudul “Negeriku” yang ditulis oleh KH Mustofa Bisri atau Gus Mus. Bunyi sajak itu, yang hanya terdiri atas satu larik saja, sebagai berikut: /negeriku telah menguning/.

Ini merupakan sajak pendek yang bernada satire. Kata menguning pada sajak itu mengacu pada keadaan tertentu. Generasi pembaca tahun 2050 yang tidak mengalami zaman “kuningisasi” alias “golkarisasi” barangkali tidak bisa menangkap acuan sekaligus nada kata menguning tersebut karena acuan kata itu sangat situasional. Dalam konteks ini, mengetahui kapan sajak itu ditulis dan sejarah yang melatarbelakanginya menjadi sebuah keniscayaan.

* * *
Dari ulasan ringkas di atas, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya penyair dapat meminjam nama, tokoh, atau peristiwa tertentu untuk mendukung gagasannya lewat puisi. Kiat yang mesti dipakai pembaca untuk memahami sajak-sajak seperti itu adalah, mencari dan mempelajari sumber yang diacu itu dan menemukan hal-hal yang paling relevan dengan persoalan yang dikemukakan penyair. Hal-hal yang relevan itu mungkin berkenaan dengan sifat tokoh itu atau kejadian yang terdapat dalam kisah yang diacu.

Jadi, memang untuk memahami sajak yang beracuan semacam itu, mau tidak mau pembaca dituntut untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasannya. Dan idealnya, pengetahuan dan wawasan pembaca minimal harus setaraf dengan pengetahuan dan wawasan penyair.

Sebenarnya masih ada lagi persoalan yang kerap dihadapi pembaca ketika memahami sebuah sajak.  Yaitu apabila seorang penyair melakukan “penyimpangan” terhadap kaidah kebahasaan yang disebut dengan licentia poetica. Yakni semacam lisensi/izin tak tertulis yang dikantongi penyair untuk menyimpangi kaidah bahasa demi mencapai efek tertentu yang dia inginkan.

Nah, berhubung tulisan ini sudah agak kepanjangan, maka saya cukupkan sampai di sini.

14 komentar:

  1. postingannya bermanfaat,terimakasih sudah share solusinya :)

    BalasHapus
  2. Wah wah lama nda mampir kemari. Sudah mau akhir Ramadhan Heiheihiee. Mangap e maaf ya mas ganteng mas ML Hakim. Maklum kesibukan hiehiehe. Insya Allah saya akan hadir seperti baisanya. Insya Allah

    Ini dia yang namanya Kamus kamus Bahasa Arab sepertinya belum pernah kepikiran untuk dimiliki, beli atau pinjam dari perpustakaan. Masukan yang bagus juga ini bagi kami sekeluarga. Soalnya selama ini hanya Kamus Bahasa Inggris aja yang berjejer rapiiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, Kang Asep. Bulan puasa ini saya banyak aktivitas, jarang ada kesempatan untuk buka internet.

      Hapus
  3. saya kurang tertarik dengan hal ini.
    jadi nya saya nggk ngrti hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, setiap orang pasti punya ketertarikan dan selera baca masing-masing. Saya bisa memahami itu. Terima kasih sudah berkomentar :)

      Hapus
  4. melihat dan mempelajari sastra arab kayaknya lebih rumit ya mas. namun lebih menarik dan leboh menantang. satu hal adanya bahasa pengandaian yang memang susah di interpretasikan.

    BalasHapus
  5. wahhh kerenn mas baca kitabnya mantap mas lutfi.. smeoag ilmunya makin manfaat ams lutfi jadi nambah wawasan saya .... thx mas...

    BalasHapus
  6. Artikel yang sangat menarik :D
    http://clayton88.blogspot.com | http://informasiberitatop.blogspot.com | http://goo.gl/eQV9d3 | http://bit.ly/1sUU8dl | http://goo.gl/CI4bLf | http://goo.gl/lNMX3D | http://bit.ly/1NM7v7j | http://goo.gl/cAQcMp | http://goo.gl/97Yn1s | http://goo.gl/tw2ZtP | http://goo.gl/RkuB4G | http://goo.gl/8rM20b | http://goo.gl/5dAkJO

    Kumpulan Berita Menarik
    Berita Menarik
    Artikel Aneh Unik
    Berita Lucu
    Artikel Misteri Dunia
    Blog Dofollow
    Tips Menarik

    www.Babapoker.com

    Agen Poker
    Agen Poker Online
    Agen DominoQQ
    Agen Capsa

    www.Master138.net

    Bandar Bola
    Situs Bola
    Agen Tangkas
    Agen Bola
    Agen Casino Online
    Bandar Casino Online Terpercaya

    www.BapakPoker.com

    Agen Poker
    Agen Poker Online
    Agen Poker Terpercaya

    www.Axioobet.com

    Prediksi Bola
    Kumpulan Berita Terkini
    BlogWalking
    Bandar Bola
    Jadwal Bola
    Berita Unik

    www.Ingatpoker.com

    Agen Poker
    Agen Poker Terpercaya
    Agen Poker Online

    BalasHapus
  7. Artikel yang sangat menarik :D

    http://clayton88.blogspot.com | http://bit.ly/1sUU8dl | http://goo.gl/lNMX3D | http://goo.gl/cAQcMp | http://goo.gl/97Yn1s | http://goo.gl/tw2ZtP | http://goo.gl/RkuB4G | http://bit.ly/1Mwgw3U | http://bit.ly/23ABPpR |


    Prediksi Bola
    Kumpulan Berita Menarik
    Kumpulan Berita Campuran
    Nonton Film Dewasa
    Bandar Bola
    Agen Bola
    Agen Casino
    Agen Bola Terpercaya
    Main Dominoqq
    Agen Poker
    Bandar Ceme
    Agen Capsa
    Agen Poker Terpercaya

    Terimakasih admin..
    salam kenal ^_^

    BalasHapus

Silakan berkomentar dan tunggu kunjungan balik dari saya. Tabik!