![]() |
| Piramida di Mesir. Sumber: Wikipedia. |
Mari kita artikan istilah di sini sebagai kata atau frasa yang digunakan oleh komunitas tertentu sebagai sarana komunikasi yang efisien di antara mereka. Komunitas sendiri saya artikan sebagai sekelompok orang yang mempunyai aktifitas atau minat di bidang yang sama, baik dalam hal keilmuan, kemasyarakatan, profesi, karier, dan lain sebagainya.
Guru saya pernah berkata, "Istilah jangan diartikan secara tekstual, tetapi harus dipahami sebagaimana ia dibentuk." Beliau mencontohkan, dalam ilmu gramatika Arab ada istilah fa'il—secara tekstual berarti pelaku—yang didefinisikan sebagai isim marfu' yang jatuh setelah fiil mabni ma'lum (verba/kata kerja). Seumpama ada kalimat dalam bahasa Arab berbunyi Mâ Dlaraba Zaidun (Zaid tidak memukul), maka mereka yang belajar ilmu nahu secara intensif akan dengan mudah mengetahui di mana fa'il. Sementara itu, siapa pun yang mengartikan fai'l sebagai "pelaku" tentu akan menyimpulkan bahwa kalimat tersebut tidak mempunyai fa'il.
Berhubungan dengan istilah, saya mempunyai pengalaman buruk yang sebenarnya tidak ingin saya ceritakan. Akan tetapi, karena hal ini berkaitan erat dengan kejujuran intelektual, maka sebagai seorang
Dua tahun yang lalu, ketika saya mengadakan diklat hisab falak di Universitas Al-Ahgaff, Yaman, saya membagikan makalah yang ditulis oleh Mohammad Shawkat Odeh, seorang astronom asal Jordania sekaligus pendiri organisasi nirlaba ICOP (Islamic Crescent's Observation Project). Makalah itu membahas tentang cara mengonversi (hitungan) tanggal Masehi ke Hijriyah atau sebaliknya dengan berpedoman pada Julian Day.
Pada halaman pertama, Odeh langsung memberi pengertian Julian Day (disingkat menjadi JD) sebagai banyaknya hari yang telah dilalui sejak hari Senin tanggal 1 Januari tahun 4712 SM (sebelum Masehi) pada pertengahan hari atau pukul 12:00 GMT (Greenwich Mean Time).
Sebagai contoh, lanjut Odeh, tanggal 1 Januari 2002 itu sama dengan 2452276 JD. Yakni, jumlah hari yang terhitung sejak 1 Januari 4712 SM hingga 1 Januari 2002 adalah dua juta empat ratus lima puluh dua ribu dua ratus tujuh puluh enam.
Tak puas dengan "hasil instan" seperti itu, saya pun melakukan perhitungan sendiri secara manual dan hasilnya ternyata berbeda. Saya coba hitung ulang lagi dengan bantuan kalkulator dan perangkat lunak Microsoft Excel, ternyata hasilnya tidak berubah. Hasil yang disampaikan Odeh lebih banyak dari hasil perhitungan saya—selisih satu tahun. Oleh karena itu, di kolom catatan kaki (footnote) saya tulis: "Mungkin yang dikehendaki adalah tanggal 1 Januari 2003, bukan 1 Januari 2002." Berikut detail perhitungannya.


